1940–60
Awal yang sederhana
Jersey awal mengutamakan keterbacaan nomor, material tahan lama, dan identitas kota yang lugas.
Ringkasan editorial tentang bagaimana jersey basket berkembang mengikuti teknologi tekstil dan budaya penggemar.
Jersey awal mengutamakan keterbacaan nomor, material tahan lama, dan identitas kota yang lugas.
Palet biru-oranye berkembang menjadi ciri visual kuat, sementara tipografi dan trim mulai lebih ekspresif.
Potongan lebih longgar, nomor besar, dan merchandise fanwear membuat jersey semakin populer di luar arena.
Konstruksi tekstil beralih ke bahan lebih ringan dan cepat kering, dengan bentuk yang lebih ergonomis.
Seri alternatif dan konsep kota memperluas palet desain, sembari mempertahankan elemen klasik.